“Kami ingin pemerintah daerah menanggapi persoalan aset ini secara serius, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Aksi ini merupakan kelanjutan dari Demo Jilid 1 yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, yang juga menyoroti lemahnya pengawasan aset daerah di lingkungan Pemkab Merangin.***




