TMMD Ke-129 Hadirkan Harapan, Pembangunan RTLH Maskur Hanapi Terus Dikebut

Avatar
Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo melaksanakan pengecoran lantai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Maskur Hanapi. (INJ/Ist).

BUNGO – Semangat gotong royong terus mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo. Jumat (24/7/2026), pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Maskur Hanapi di Kampung Pancuran Gading I memasuki tahap pengecoran lantai.

Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mengangkut material dan melakukan pengecoran lantai rumah. Kebersamaan yang terjalin menjadi bukti nyata kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD.

Baca Juga :  Kaur Umum Desa Malako Intan Turut Bantu Rehabilitasi RTLH Bersama Satgas TMMD

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.P.A., mengatakan pembangunan RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.

Baca Juga :  Polsek Pelepat Ilir Ringkus Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Lembah Kuamang

“Yang kami bangun bukan hanya rumah, tetapi juga harapan. Setiap tenaga dan keringat yang tercurah adalah bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin rumah ini segera selesai dan layak dihuni oleh keluarga Bapak Maskur Hanapi,” ujar Dansatgas.

Ia menambahkan, sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran fisik yang telah diprogramkan.

Baca Juga :  Dandim 0416/Bute Lakukan Groundbreaking Jembatan Garuda, Percepat Akses Infrastruktur Desa

Melalui pembangunan RTLH ini, diharapkan keluarga Maskur Hanapi dapat segera menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Program TMMD Ke-129 juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.***