TMMD Ke-129 Terus Berjalan, Progres Jalan di Tanjung Agung Sudah 50 Persen

Avatar
Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo mengawasi pengerjaan pembukaan badan jalan menggunakan alat berat excavator di Desa Tanjung Agung. (INJ/Ist).

BUNGO – Pengerjaan pembukaan badan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, Hingga Jumat (24/7/2026), progres pembangunan jalan telah mencapai 50 persen.

Saat ini, personel Satgas TMMD bersama operator alat berat terus bekerja melakukan pemerataan, pemadatan badan jalan, serta penimbunan di sejumlah titik yang masih rendah. Seluruh proses dikerjakan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  IAI TEBO Laksanakan Kegiatan Safari Ilmiah Kopertais XIII Jambi

Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.P.A., mengatakan pembangunan badan jalan merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam pelaksanaan TMMD tahun ini.

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi warga.

Baca Juga :  Satgas TMMD Ke-129 Pimpin Senam Pagi Bersama Siswa Baru MTsN 1 Bungo, Tanamkan Pola Hidup Sehat dan Disiplin

“Pembangunan jalan ini merupakan sasaran utama TMMD Ke-129 yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kami bersama seluruh personel Satgas akan terus bekerja maksimal agar pekerjaan selesai sesuai target dengan hasil yang berkualitas, sehingga akses masyarakat semakin lancar dan mampu mendorong peningkatan perekonomian warga,” ujar Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto.

Baca Juga :  Polri Jamin Penyelenggaran Piala Dunia U17 Berjalan Aman

Program TMMD Ke-129 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Dengan terbukanya badan jalan tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah menuju lahan pertanian dan perkebunan, memperlancar distribusi hasil panen, serta membuka keterisolasian wilayah.