KUA Tebo Tengah dan Ponpes Daarul Hafidz Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Avatar
Kepala KUA Kecamatan Tebo Tengah, M. Alpadli, bersama pimpinan Pondok Pesantren Daarul Hafidz Al-Manshuriyah menunjukkan dokumen kerja sama usai pelaksanaan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).

TEBO – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tebo Tengah bersama Pondok Pesantren Daarul Hafidz Al-Manshuriyah menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan pembinaan karakter generasi muda. Kegiatan tersebut diikuti oleh para santri dan santriwati di lingkungan pondok pesantren.

Program bimbingan ini difokuskan pada pemberian edukasi terkait berbagai persoalan yang kerap dihadapi kalangan remaja, seperti pernikahan usia dini, perundungan (bullying), serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Dua Kandidat Calon Bupati Dan Wakil Bupati Daftar Ke KPUD Tebo

Materi tersebut dinilai penting untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para peserta mengenai dampak negatif dari berbagai perilaku yang dapat merugikan masa depan mereka.

Kepala KUA Kecamatan Tebo Tengah, M. Alpadli, mengatakan bahwa pembinaan terhadap remaja merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Baca Juga :  Pentas Seni P5 dan Pelepasan Siswa Kelas III SMP Negeri 43 Merangin

Menurutnya, para remaja perlu dibekali dengan pemahaman yang baik agar mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.

Selain memberikan pemahaman mengenai risiko pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba, kegiatan tersebut juga mengajak para santri untuk membangun budaya saling menghormati dan menghargai sesama sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Baca Juga :  Skandal Pendidikan di Tebo: Kepsek SMPN 13 Diduga Pungli dan Suap Awak Media

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Hafidz Al-Manshuriyah, Ustaz Khairul Azhar, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan pesantren sangat penting dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab.