Adapun penilaian terhadap Dody Hanggodo disebut dipengaruhi sejumlah kontroversi yang menjadi sorotan masyarakat, termasuk persoalan internal kementerian dan polemik perjalanan dinas ke Amerika Serikat.
Menurut Taufik, persoalan kebijakan maupun pernyataan pejabat yang memicu kontroversi dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja kementerian.
“Kombinasi antara lemahnya kebijakan dan program dengan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan memberi penilaian buruk terhadap sejumlah menteri/kepala badan,” jelasnya.
Selain kedua nama tersebut, beberapa menteri lain juga tercatat memperoleh angka penilaian rendah.
Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana masing-masing memperoleh 0,33 persen.
Kemudian Menteri Koperasi Ferry Julianto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi masing-masing mendapatkan 0,42 persen.
Dalam hasil pengukuran tersebut, terdapat pula 4,8 persen responden yang memilih tidak memberikan jawaban atau menyatakan tidak mengetahui penilaian terhadap kinerja para pejabat tersebut.
Metodologi Survei
IndocPolls melaksanakan survei pada 15-20 Oktober 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dari 38 provinsi di Indonesia.
Pengumpulan informasi dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan metode multistage random sampling atau pengambilan sampel secara bertahap.




