Berdasarkan hasil pengukuran IndocPolls, Teddy Indra Wijaya memperoleh angka penilaian sebesar 15,8 persen. Capaian tersebut menempatkannya di urutan pertama dibandingkan sejumlah menteri dan kepala badan lainnya.
IndocPolls juga menilai popularitas Teddy telah terbentuk sebelum dirinya menduduki jabatan Sekretaris Kabinet. Meski demikian, lembaga tersebut turut mencatat adanya sejumlah kritik masyarakat terhadap pelaksanaan tugas dan perannya di lingkungan pemerintahan.
Amran Sulaiman Menempati Posisi Berikutnya
Di bawah Teddy, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh penilaian sebesar 13,6 persen.
Penilaian terhadap Amran dikaitkan dengan berbagai capaian di bidang pertanian, khususnya menyangkut peningkatan produksi beras nasional serta pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
IndocPolls menyoroti posisi cadangan beras pemerintah yang pada pertengahan Juli 2026 dilaporkan mencapai 5,4 juta ton. Jumlah tersebut disebut sebagai capaian tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Taufik menyampaikan bahwa ketersediaan stok beras dalam jumlah besar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Terlebih, Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kemarau panjang, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga berbagai bencana.
“Di tengah tantangan kemarau panjang, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta serangkaian bencana, besarnya produksi beras memberikan penyangga bagi potensi penurunan pada tahun ini,” ujarnya.
Selain Teddy dan Amran, sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih lainnya juga masuk dalam daftar hasil survei dengan perolehan persentase berbeda.




