Bunda PAUD Tebo Terima Penghargaan dari Istri Wakil Presiden pada Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025

Avatar
Bunda PAUD Kabupaten Tebo, Ny. Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., menerima Penghargaan Wiyata Darma Utama dari Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Ny. Selvi Ananda Gibran Rakabuming, pada Puncak Apresiasi Bunda PAUD Nasional Tahun 2025. (INJ/Ist)

TEBO– Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Tebo. Bunda PAUD Kabupaten Tebo, Ny. Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., berhasil meraih Penghargaan Wiyata Darma Utama pada ajang Puncak Apresiasi Bunda PAUD Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di The Sultan Hotel and Residence Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, sekaligus Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih, Ny. Selvi Ananda Gibran Rakabuming, kepada para penerima apresiasi, termasuk Bunda PAUD Kabupaten Tebo.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi di Puskesmas Kebun IX Muarojambi Mandek, Pegawai Harap Ada Tindakan Tegas

Kegiatan yang mengusung tema “Setahun Awal, Bekal Sepanjang Hayat” ini menjadi ajang penghargaan bagi para Bunda PAUD dari tingkat provinsi hingga desa/kelurahan atas dedikasi dan peran aktif mereka dalam mendukung pelaksanaan Program Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah serta mewujudkan PAUD Bermutu untuk Semua.

Baca Juga :  GOW Tebo Peringati Hari Ibu ke-97, Dorong Perempuan Berdaya dan Keluarga Tangguh

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. PAUD juga menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan wajib belajar 13 tahun.

Baca Juga :  Wabup Tebo Hadiri Rakor Kepala Daerah Bahas Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026

“Anak-anak yang mendapat kesempatan belajar di PAUD memiliki kepercayaan diri, nilai akademik, dan kesiapan sosial yang lebih baik untuk masa depan. Pendidikan usia dini adalah awal dari bangsa yang kuat,” ujar Menteri Mu’ti.