TEBO – Pemerintah Kabupaten Tebo terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui inovasi S4 GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Program yang digagas pada masa kepemimpinan Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, S.E., M.Si., ini mengajak aparatur sipil negara (ASN) berperan aktif membantu keluarga yang membutuhkan dukungan gizi.
Diluncurkan pada November 2025 melalui Surat Keputusan Bupati Tebo tentang Inovasi Daerah Penanggulangan Stunting, S4 GENTING mengedepankan semangat gotong royong dengan mengumpulkan kontribusi sederhana dari ASN untuk kemudian disalurkan kepada keluarga sasaran.
Program ini mengusung empat bentuk kontribusi, yakni S1 berupa segenggam beras, S2 sebutir telur, S3 sekotak susu, dan S4 seribu uang. Meski sederhana, kontribusi tersebut diharapkan dapat menjadi dukungan nyata bagi keluarga yang menghadapi risiko masalah gizi.
Bantuan diprioritaskan bagi Keluarga Berisiko Stunting (KRS), ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta balita dengan kondisi gizi kurang. Penetapan penerima manfaat mengacu pada data by name by address yang dihimpun oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK), sehingga penyaluran dapat dilakukan secara lebih terarah.
Pelaksanaan S4 GENTING melibatkan berbagai tingkatan pemerintahan, mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan. Camat berperan sebagai Bapak Asuh Kecamatan, sedangkan kepala desa dan lurah menjadi Bapak Asuh Desa/Kelurahan. Pola ini diharapkan memperluas jangkauan bantuan hingga ke wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.




