S4 GENTING, Inovasi Agus-Nazar Gerakkan ASN Tebo untuk Percepat Penurunan Stunting

Avatar

Karena itu, keberlanjutan program dan penguatan koordinasi antarwilayah menjadi hal penting agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan. Pendataan yang akurat dan penyaluran yang tepat sasaran juga diperlukan untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan secara optimal.

Bersinergi dengan Upaya Penurunan Stunting

S4 GENTING menjadi salah satu program yang mendukung agenda percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tebo. Berdasarkan data yang disampaikan dalam materi program, prevalensi stunting Tebo pada awal pemerintahan Agus-Nazar pada 2025 tercatat sebesar 24,2 persen. Angka tersebut kemudian disebut berada di level 0,4 persen pada Agustus 2026.

Baca Juga :  Rakornas Inflasi 2025, Pemkab Tebo Paparkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Selain itu, cakupan kunjungan balita ke Posyandu dilaporkan meningkat dari 77 persen pada 2025 menjadi sekitar 94 persen pada 2026.

Data tersebut menggambarkan perkembangan indikator yang disampaikan pemerintah daerah. Namun, angka prevalensi stunting perlu dipastikan kembali melalui sumber dan metode pengukuran resmi sebelum dipublikasikan, mengingat perbedaan metode pendataan dapat menghasilkan angka yang berbeda.

Baca Juga :  Gempur VII Koto, Agus Rubiyanto Kembali Kukuhkan Kordes Di Dua Desa

Bagi Pemerintah Kabupaten Tebo, pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Tebo Cerdas, Sehat, dan Sejahtera. Upaya pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Tebo Teken Sejumlah Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama dengan Lembaga Strategis

Melalui S4 GENTING, pemerintah daerah berupaya membangun kepedulian kolektif dengan melibatkan ASN sebagai bagian dari gerakan sosial. Program ini diharapkan terus berkembang, menjangkau lebih banyak keluarga, serta berjalan beriringan dengan pelayanan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, dan intervensi gizi yang sesuai kebutuhan.