Deklarasi Damai Pilkades 2026, Wabup Tebo Ingatkan Pentingnya Kerukunan Masyarakat

Avatar
Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi berfoto bersama unsur Forkopimda, kepala OPD, panitia penyelenggara, dan para calon kepala desa usai Deklarasi Kampanye Damai Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Tebo. (INJ/ist)

TEBO – Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, memimpin Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tebo, Selasa (02/06/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Deklarasi tersebut diikuti para calon kepala desa yang akan bertarung dalam Pilkades Serentak 2026, panitia penyelenggara, unsur Forkopimda, camat, serta perangkat desa.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, SE.M.Si Hadiri Rapat Koordinasi Tim PAKEM Tahun 2025

Seluruh peserta secara bersama-sama menyatakan komitmen untuk menjaga situasi tetap damai selama masa kampanye hingga proses pemungutan suara.

Dalam sambutannya, Wabup Nazar Efendi menegaskan bahwa Pilkades merupakan ajang demokrasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan seluruh calon kepala desa dan tim pendukung agar mengedepankan persatuan serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Peringati Idul Adha 1446 H, Wabup Tebo Sholat Bersama Masyarakat di Masjid Agung

“Kampanye damai ini menjadi komitmen bersama agar Pilkades berjalan aman, jujur, adil, dan demokratis. Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa, namun persatuan dan kebersamaan masyarakat harus tetap dijaga,” ujar Nazar.

Menurutnya, para calon kepala desa diharapkan dapat bersaing secara sehat melalui penyampaian visi, misi, dan program kerja yang membangun, bukan dengan cara-cara yang dapat memecah belah masyarakat.

Baca Juga :  Dorong Mutu Pendidikan, Pemkab Tebo Gandeng Tanoto Foundation Selenggarakan Workshop

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tebo, Abdul Malik, mengatakan deklarasi kampanye damai merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat di tingkat desa.