Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polres Merangin dan Polsek Pamenang Tertibkan Antrean di SPBU Simpang Limbur

Avatar
Personel Polres Merangin bersama Polsek Pamenang melakukan penertiban dan pengawasan antrean kendaraan di SPBU 24.373.80 Simpang Limbur, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin. (INJ/Ist).

MERANGIN – Guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran dan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, personel Polres Merangin bersama personel Polsek Pamenang melaksanakan penertiban antrean kendaraan di SPBU 24.373.80 Simpang Limbur, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap proses pengisian BBM agar berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Petugas tampak mengatur kendaraan yang mengantre serta memberikan imbauan kepada para pengendara agar mematuhi aturan pengisian BBM.

Baca Juga :  Nekat Gelapkan Sepeda Motor Milik Istri Sendiri, Seorang Suami Digelandang Kekantor Polisi

Kapolsek Pamenang melalui petugas di lapangan menyampaikan bahwa penertiban ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya antrean panjang yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban maupun praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang adil dan sesuai aturan. Tidak boleh ada penyelewengan maupun pengisian yang tidak sesuai ketentuan,” ujar petugas.

Baca Juga :  Kisah Pilu PKL Bangko, Suami Sakit, Sekolah Anak Terancam

Selain melakukan pengaturan antrean, personel kepolisian juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menaati prosedur pengisian BBM. Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban di lingkungan SPBU.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di SPBU Simpang Limbur terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya pelanggaran ataupun indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Baca Juga :  Menjelang Pemilu Serentak 2024, Ini Pesan Ketua Lembaga Adat Merangin

Warga yang berada di lokasi menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran aparat kepolisian mampu memberikan rasa nyaman sekaligus mengurangi potensi terjadinya antrean panjang dan praktik kecurangan dalam pengisian BBM.