Karena itu, kondensor perlu diperiksa dan dibersihkan secara tepat ketika ditemukan penumpukan kotoran. Pembersihan sebaiknya dilakukan dengan metode yang tidak merusak sirip kondensor.
2. Extra Fan Melemah atau Tidak Berfungsi
Kipas pendingin tambahan atau extra fan membantu mengalirkan udara melewati kondensor dan radiator. Komponen ini sangat dibutuhkan ketika kendaraan berhenti, berjalan lambat, atau terjebak kemacetan.
Apabila putaran kipas melemah atau motornya tidak berfungsi, aliran udara untuk membantu membuang panas menjadi berkurang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kinerja AC menurun, terutama saat mobil tidak mendapatkan aliran udara yang cukup dari depan.
Gejala ini sering kali lebih mudah dirasakan ketika kendaraan berhenti di bawah terik matahari. Sebaliknya, ketika mobil melaju lebih cepat, aliran udara dari depan dapat membantu proses pelepasan panas sehingga AC terasa lebih dingin.
Jika kondisi tersebut terjadi berulang kali, pemilik kendaraan sebaiknya meminta teknisi memeriksa motor kipas, sambungan kelistrikan, sekring, serta sistem pengendali kipas.
3. Filter Kabin Tersumbat Debu
Hembusan AC yang terasa lemah tidak selalu berarti sistem pendingin kehilangan kemampuannya menghasilkan udara dingin. Penyebabnya bisa berasal dari filter kabin yang sudah kotor.
Filter kabin berfungsi menyaring debu dan partikel kotoran sebelum udara dialirkan ke dalam kabin. Seiring waktu, kotoran yang menumpuk dapat menghambat aliran udara sehingga hembusan dari ventilasi AC menjadi berkurang.

