Ekobis – Rencana pengusaha Haji Isam untuk mengambil alih sebagian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali menjadi perhatian. Di tengah proses tersebut, salah satu perusahaan yang berada dalam kelompok usahanya, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), mengungkap adanya transaksi gadai saham kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Informasi tersebut disampaikan JARR melalui keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 7 Oktober 2026. Dalam dokumen tersebut disebutkan, akta gadai saham telah ditandatangani pada 30 September 2026.
Transaksi dilakukan oleh PT Eshan Agro Sentosa selaku pengendali JARR. Perusahaan tersebut menjaminkan sebanyak 7.997.556.204 saham JARR kepada Bank Mandiri. Jumlah saham yang diagunkan merupakan seluruh kepemilikan saham JARR yang berada di tangan Eshan.
Direktur Utama JARR Indra Irawan menjelaskan bahwa pemberian jaminan tersebut berkaitan dengan fasilitas pembiayaan yang diterima oleh perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi dengan JARR.
“Tujuan transaksi sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi Perseroan,” demikian keterangan dalam keterbukaan informasi JARR, Kamis (8/10/2026).
Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek versi koreksi yang disampaikan perseroan, Eshan Agro Sentosa tercatat menguasai sekitar 86,64 persen saham JARR. Dengan demikian, saham yang dijaminkan merupakan seluruh saham JARR yang dimiliki Eshan, tetapi bukan keseluruhan saham JARR yang beredar.
Dokumen JARR juga mencantumkan nama H. Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) melalui Eshan Agro Sentosa.




