RAGAM  

Wujud Nyata Kepedulian Sosial, BRI BO Rimbo Bujang Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Program Jumat Berkah

Avatar
BRI Branch Office (BO) Rimbo Bujang menyalurkan bantuan infak melalui program Jumat Berkah untuk mendukung pembangunan rumah ibadah di wilayah Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo. (INJ/Ist)

TEBO – Menyambut hari penuh keberkahan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Rimbo Bujang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Jumat Berkah.

Dalam kegiatan tersebut, BRI BO Rimbo Bujang menyalurkan infak yang diperuntukkan bagi pembangunan dan renovasi sejumlah mushola dan masjid di wilayah Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi.

Baca Juga :  Dua Lukisan Rumah Seni Budaya Tebo Lolos Kurasi, Tampil di Taman Budaya Jambi

Penyaluran infak ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan kepedulian sosial, khususnya terhadap fasilitas keagamaan dan kemasyarakatan yang berada di sekitar wilayah kerja BRI.

Pimpinan Cabang BRI BO Rimbo Bujang, Wahyu Diana Bakti, mengatakan program Jumat Berkah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan berbagi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan antara BRI dan masyarakat.

Baca Juga :  Didampingi Ahli Waris, Permohonan Maaf Agus Rubiyanto di Terima LAMJ Tebo

“Melalui program Jumat Berkah ini, kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kemajuan sosial dan keagamaan.

Semoga bantuan untuk pembangunan mushola dan masjid ini dapat mempercepat proses renovasi maupun pembangunan, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari para pengurus masjid dan mushola penerima. Mereka menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepedulian BRI BO Rimbo Bujang terhadap pembangunan fasilitas ibadah di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  Dari Kampus ke Panggung Publik, Mahasiswi IAI Tebo Bersinar di Putri Otonomi Daerah

Menurut para pengurus, bantuan tersebut sangat berarti dalam meringankan kebutuhan biaya material serta mendukung keberlanjutan pembangunan rumah ibadah yang selama ini banyak mengandalkan swadaya masyarakat.