RAGAM  

Kopi Robusta Bukit 30 Tebo Ramaikan Festival Pesta Rakyat Kopi Kointji 2026, Satukan Peluang Kopi dan Konservasi

Avatar
Peserta dan pelaku ekosistem kopi berfoto bersama di tengah kawasan perkebunan kopi dalam rangka Festival Pesta Rakyat Kopi Kointji 2026. (INJ/Ist)

Kolaborasi yang dibangun melalui festival tersebut diharapkan mampu mempertemukan berbagai kepentingan dalam ekosistem kopi.

Petani membutuhkan akses pasar, industri membutuhkan kopi berkualitas, konsumen membutuhkan produk yang memiliki identitas dan cerita, sementara lingkungan membutuhkan model pengelolaan yang berkelanjutan.

Dari Bukit 30 Tebo untuk Pasar yang Lebih Luas

Baca Juga :  Pelaku Pencabulan Anak Di Amankan , Ternyata Pelakunya Anak Di Bawah Umur

Kehadiran Kopi Robusta Bukit 30 Tebo di Festival Pesta Rakyat Kopi Kointji 2026 menjadi salah satu langkah untuk memperkuat posisi kopi Tebo dalam peta perkopian Jambi.

Lebih jauh, festival ini menjadi ruang untuk membangun kesadaran bahwa kopi dan konservasi bukan dua hal yang harus dipertentangkan.

Baca Juga :  Pemkab Tebo Janji Terbitkan Perbup Keterbukaan Informasi Usai Aksi Wartawan

Keduanya dapat berjalan bersama ketika petani memperoleh manfaat ekonomi dan aspek lingkungan tetap menjadi bagian dari perencanaan serta pengembangan usaha.

Semangat tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan kopi dari hulu hingga hilir, memperkuat posisi petani, membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus menjaga keberlanjutan lanskap tempat kopi tumbuh.

Baca Juga :  Berkolaborasi Di Resonan Tabuh, Ramayani Bacakan Puisinya "Kemerdekaan Merpati"

Kopi Robusta Bukit 30 Tebo — dari kebun, menjaga alam, membangun ekonomi, menuju pasar yang lebih luas.***