Desa merupakan ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, menjaga semangat dan motivasi para kepala desa menjadi bagian penting dalam memastikan roda pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa tetap berjalan dengan baik.
Jika semakin banyak kepala desa memilih mengakhiri masa pengabdiannya karena merasa terbebani oleh sistem dan kompleksitas pengelolaan pemerintahan desa, maka diperlukan ruang dialog dan evaluasi yang konstruktif.
Hal tersebut penting agar tata kelola pemerintahan desa dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memberikan ruang yang memadai bagi kepala desa untuk menjalankan amanah dan memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai kondisi di masing-masing wilayah.***




