Kualitas Tetap Diutamakan, Satgas TMMD Percepat Pembangunan RTLH

Avatar
Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo memasang rangka kuda-kuda dan balok nok atap pada rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo. (INJ/Ist).

BUNGO – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bungo Tebo terus mempercepat pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo. Memasuki hari-hari pelaksanaan TMMD, progres pembangunan rumah terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Saat ini, personel Satgas TMMD tengah mengerjakan pemasangan rangka kuda-kuda dan balok nok atap. Tahapan tersebut merupakan bagian penting dalam proses pembangunan sebelum pemasangan penutup atap sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Ibu Hamil dan Balita di Tebo Dapat Makanan Bergizi Gratis dari TNI

Koordinator RTLH TMMD Ke-129, Kapten Arh Zuriadi, mengatakan seluruh personel Satgas terus memaksimalkan pekerjaan dengan tetap mengedepankan kualitas bangunan. Menurutnya, rumah yang direhabilitasi harus memiliki konstruksi yang kuat, aman, dan nyaman untuk ditempati oleh penerima manfaat.

Baca Juga :  Meski Berpuasa Anggota Satgas TMMD Kodim 0416/Bute Tetap Semangat Rampungkan Pembangunan RTLH

“Pemasangan rangka kuda-kuda dan balok nok merupakan tahapan penting dalam rehabilitasi rumah. Kami terus mengoptimalkan setiap pekerjaan agar progres berjalan sesuai target tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan,” ujar Kapten Zuriadi, Sabtu (18/7/2026).

Ia menambahkan, program RTLH yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 diharapkan mampu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima bantuan.

Baca Juga :  Dandim 0416/Bungo Tebo: Peran Media Sangat Penting dalam Menyukseskan Program TMMD Ke-129

Selain mengandalkan personel Satgas, proses pembangunan juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Semangat gotong royong antara TNI dan warga terus terlihat di lapangan, sehingga setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan efisien.