Sebagai bentuk empati, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun mendatangi rumah duka para korban di Desa Mengkadai untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Usai menerima laporan, aparat kepolisian bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih berpotensi mengalami longsor susulan.
Sebanyak 123 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian dan evakuasi. Tim gabungan terdiri dari personel Sat Brimob Polda Jambi, Polres Sarolangun, Polsek Limun, BPBD, Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran. Selain melakukan evakuasi, petugas juga mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Tragedi ini kembali menyoroti tingginya risiko aktivitas tambang ilegal yang mengabaikan standar keselamatan kerja dan aspek lingkungan. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas penambangan tanpa izin demi mencegah terjadinya korban jiwa di kemudian hari.***





