“Kami sudah kroscek kelapangan bersama kapolres, Ada juga teman teman dari brimob, damkar, BPBD dan dinas instansi terkait juga masyarakat sini juga turun kelapangan guna memastikan hanya delapan orang yang meninggal di lokasi dan itu semua sudah terangkat dari timbunan longsor. “Bebernya
“Dari delapan korban tersebut ada warga desa temenggung dan juga warga desa tetangga, “Imbuhnya
Kendati demikian, sebagai pucuk pimpinan di desanya, ia tak luput mengucapkan rasa terima kasih kepada Kapolres Sarolangun beserta tim yang lainnya, sudah melakukan kroscek kembali di lokasi tidak ada lagi korban jiwa yang tertinggal di lobang tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres Sarolangun, Brimob, TNI dan juga dari damkar terutama pak Bupati Sarolangun telah mensupport dari tim-tim yang lain kami dari pemerintah Desa dan masyarakat Desa Temenggung kami memgucapkan ribuan terima lasih karena telah terjun kelapangan guna memastikan bahwa korban tidak ada lagi yang tertimbun atau tertinggal dilokasi, “Tegasnya
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan begitu menwrima laporan adanya warga yang tertimbun longsor di lokasi penambangan ilegal, polisi segera memgarahkan personil polri untuk melakukan operasi Kemanusian dilokasi tersebut.
“Polri langsung mengambil alih penanganan di lapangan dengan mengerahkan personel gabungan. Fokus utama kami adalah penyelamatan korban, pengamanan lokasi, serta memastikan proses evakuasi berjalan aman mengingat potensi longsor susulan masih cukup tinggi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.




