Pemkab Tebo Komitmen Wujudkan Birokrasi Profesional melalui Seleksi Terbuka JPT Pratama

Avatar
Pembukaan Pelaksanaan Assessment Kompetensi Manajerial dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo Tahun 2025. (INJ/Ist)

TEBO – Pemerintah Kabupaten Tebo resmi membuka pelaksanaan Assessment Kompetensi Manajerial dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Tebo Tahun 2025. Kegiatan pembukaan berlangsung di Ratu Duo Hotel, Jambi, pada Rabu, (18/12/2025).

Seleksi terbuka ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menjaring pejabat pimpinan tinggi yang profesional, berintegritas, serta memiliki kapasitas manajerial yang sesuai dengan tuntutan penyelenggaraan pemerintahan modern. Proses assessment menjadi tahapan penting untuk memastikan kualitas dan kesiapan para peserta.

Baca Juga :  Pembukaan Jambore Tebo 2025: Pramuka Diharapkan Jadi Garda Terdepan Pembinaan Pemuda

Pelaksanaan assessment kompetensi manajerial dilakukan secara objektif dan terukur dengan melibatkan tim asesor yang kompeten dan berpengalaman. Metode yang digunakan dirancang untuk menggali potensi kepemimpinan, kemampuan pengambilan keputusan, komunikasi, serta manajemen perubahan dari setiap peserta.

Baca Juga :  Usai Demo Wartawan, PJ Sekda Tebo Minta Maaf dan Klarifikasi

Pemerintah Kabupaten Tebo menegaskan bahwa seleksi terbuka JPT Pratama ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Seluruh peserta diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kompetensi terbaiknya.

Baca Juga :  ASN Tebo Ditekankan Tingkatkan Disiplin di Hari Kesadaran Nasional

Melalui penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi, Pemkab Tebo berkomitmen mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional dan berorientasi pada kinerja. Assessment kompetensi manajerial menjadi instrumen penting untuk memastikan kesesuaian antara kompetensi pejabat dengan kebutuhan organisasi.