PPI Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dandim 0416/Bute Tekankan Tanggung Jawab Sosial

Avatar
Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, S.I.P., M.I.Pol., memberikan pembekalan dan pengarahan kepada peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bertempat di Aula Sudirman Makodim 0416/Bute.(INJ/Ist)

BUNGO – Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, S.I.P., M.I.Pol., memberikan pembekalan dan pengarahan kepada peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bertempat di Aula Sudirman Makodim 0416/Bute, Jumat (25/07/2025).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional, khususnya dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat melalui pelaksanaan program makan bergizi gratis. Dalam arahannya, Dandim menyampaikan bahwa peran SPPI sangat vital sebagai ujung tombak pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga :  Diduga Desa Sungai Benuh Minim Pengawsan Dari Instansi Terkait

 

“Para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia memiliki tanggung jawab besar sebagai representasi negara di tengah masyarakat. Diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, berdedikasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian,” ujar Perwira abituren Akmil 2005.

Baca Juga :  Suliyanti Akui Terima Suap Ketok Palu, Mohon Keringanan Hukuman

 

Dandim Pungky (DP) menekankan bahwa kehadiran SPPI yang akan bertugas sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diharapkan dapat mempercepat tercapainya tujuan program nasional, utamanya dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat di wilayah Kabupaten Bungo dan Tebo.

 

“Kami berharap para SPPI dapat mengemban amanah ini dengan penuh kesungguhan. Tugas yang diemban tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga membawa dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Komposisi DPRD Merangin Periode 2024 Berubah, Ini Hasil Sementara

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta SPPI dapat memiliki kesiapan intelektual, emosional, dan moral dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan pembangunan di daerah, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.***