Bupati Tebo Turun Langsung Pantau Penanganan Karhutla di Sumay

Avatar

TEBO – Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E., M.M., turun langsung ke lapangan untuk memantau penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Selasa (8/9/2026).

Peninjauan ini merupakan bagian dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Karhutla Provinsi Jambi di wilayah Kabupaten Tebo. Kehadiran Bupati di lapangan untuk memastikan langkah pencegahan dan penanganan Karhutla berjalan dengan baik serta kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran.

Baca Juga :  Pawai pembangunan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 79 di Kab.Tebo meria

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tebo melihat secara langsung kondisi wilayah yang menjadi perhatian dalam upaya pengendalian Karhutla. Pemantauan juga mencakup kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Agus Rubiyanto menegaskan bahwa ancaman Karhutla harus diantisipasi sejak dini. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting agar kebakaran tidak berkembang dan meluas hingga berdampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Tebo Terima Kunjungan BGT 2025, Dorong Generasi Muda Kenali Potensi Lokal

“Deteksi dini dan kesiapsiagaan harus terus diperkuat. Kalau ada potensi kebakaran, harus segera ditangani dan jangan sampai meluas,” demikian penekanan dalam kegiatan monitoring tersebut.

Selain kesiapan di lapangan, koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian. Pemkab Tebo terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan dan desa, serta unsur terkait lainnya dalam menghadapi potensi Karhutla.

Baca Juga :  Pilkada Tebo Aman dan Damai, Polres Tebo Gelar Doa Bersama Syukuran Pemilu/Pilkada Damai 2024 dan Sambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H

Kecamatan Sumay menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian, terutama dalam kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu, pengawasan dan upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan.