MERANGIN – Sikap kurang terbuka ditunjukkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin Agung Saputro, S.IP, MM, yang akrab disapa Akhoi, saat dimintai keterangan oleh wartawan terkait jumlah dan daftar media yang menjalin kerja sama dengan dinas tersebut.
Alih-alih memberikan penjelasan secara terbuka, Akhoi justru mengarahkan wartawan untuk menemui stafnya, sehingga wartawan harus berpindah dari satu meja ke meja lain untuk mencari informasi.
Peristiwa ini dialami wartawan Portal Kita Net ketika mencoba meminta penjelasan mengenai transparansi kerja sama media di Kominfo Merangin.
Awalnya wartawan menanyakan berapa jumlah media yang saat ini menjalin kerja sama dengan Kominfo Merangin. Akhoi menjawab singkat bahwa jumlahnya sekitar 80 media.
Namun ketika ditanya lebih lanjut mengenai media apa saja yang masuk dalam daftar kerja sama, Akhoi tidak memberikan penjelasan lebih rinci. Ia justru menyarankan wartawan menemui salah satu stafnya.
“Jumpai Ibu Desi,” kata Akhoi singkat.
Wartawan kemudian mendatangi staf yang dimaksud untuk menanyakan daftar media yang bekerja sama. Namun jawaban yang diperoleh justru berbeda.
Di tengah pembicaraan, telepon genggam staf tersebut berdering. Setelah menerima panggilan, ia kemudian menyampaikan bahwa data daftar media yang bekerja sama tidak dapat diberikan secara langsung.
“Kalau bapak ingin tahu media mana saja yang berlangganan, bapak harus mengajukan surat ke PPID. Syaratnya harus ada rekomendasi dari perusahaan media bapak,” ujarnya.




