PLN Buka Suara, Kabel Penyebab Bocah Tewas di Merangin Disebut Bukan Milik Mereka

Avatar
Kantor PLN ULP Bangko. (INJ)

MERANGIN – Menyusul insiden meninggalnya seorang bocah berusia tujuh tahun di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Tim Infonegerijambi.id melakukan konfirmasi langsung kepada Manajer ULP Bangko, Azis Susanto.

Dalam keterangannya, Azis Susanto menegaskan bahwa kabel yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut bukan merupakan kabel milik PLN, Senin (20/04/2026).

Baca Juga :  Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi Salurkan Air Bersih ke Ponpes Darul Mu'arif Merangin

“Kemarin sudah saya infokan juga, terkait di lokasi kebetulan itu kabelnya bukan kabel PLN, melainkan kabel WiFi,” ujarnya.

Baca Juga :  Konflik antara masyarakat dan PT Andika Perkasa Nusantara (APN) di Kabupaten Tebo,Provinsi Jambi Diduga ada peran kades Tanah garo

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya belum mengetahui legalitas jaringan kabel tersebut.

“Dan tidak diketahui apakah WiFi legal atau ilegal. Kalau dari investigasi tim, itu WiFi lokal,” tambahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat, yang sebelumnya menduga kabel terjuntai itu merupakan jaringan listrik milik PLN.

Baca Juga :  Armayanti Istri Mantan PJ Bupati Tebo Di Periksa Polres Tebo

Meski demikian, warga berharap pihak terkait segera melakukan penertiban terhadap kabel-kabel yang terpasang sembarangan di kawasan permukiman agar tidak membahayakan keselamatan masyarakat.***