Peringatan Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Tebo Teguhkan Komitmen Reformasi Birokrasi

Avatar
Wakil Bupati Tebo memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Bupati Tebo. (INJ/Ist)

TEBO – Wakil Bupati Tebo, Nazar Effendi, memimpin langsung Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Kabupaten Tebo dan diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo.

Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan sebagai sarana pembinaan aparatur pemerintah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran ASN sebagai pelayan masyarakat, sekaligus menjaga semangat pengabdian kepada negara dan daerah.

Baca Juga :  Dukung Transformasi Birokrasi, Bupati Tebo Jadi Mentor di PKN II

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia menyampaikan bahwa disiplin bukan hanya terkait kehadiran, tetapi juga mencakup etos kerja, kepatuhan terhadap aturan, serta tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Pamenang Selatan, Ini Penjelasan Polisi

Selain disiplin, Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa menjaga loyalitas dan integritas dalam bekerja. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah sangat ditentukan oleh sikap dan perilaku aparatur di lapangan, baik dalam pengambilan kebijakan maupun dalam pelayanan sehari-hari.

Momentum Hari Kesadaran Nasional, lanjutnya, harus dimaknai sebagai ajang refleksi dan evaluasi kinerja. ASN diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme serta menjauhi praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat dan mencederai citra pemerintahan.

Baca Juga :  Rakerda BEM Nusantara Jambi di Tebo Dibuka Pj Sekda, Libatkan Satnarkoba Polres Tebo

Upacara tersebut diikuti oleh pejabat struktural, pejabat fungsional, serta staf ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan upacara dengan tertib dan khidmat hingga selesai.