Perubahan susunan pemerintahan kali ini mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari tingkat menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Adapun pejabat menteri dan wakil menteri yang dilantik Presiden Prabowo berdasarkan Keppres Nomor 104/P Tahun 2026 yakni:
1. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
2. Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
3. Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
4. Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
5. Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
6. Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
7. Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
8. Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
9. Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
10. Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Selain jajaran kementerian, Presiden Prabowo juga melantik empat pejabat untuk sejumlah lembaga negara. Mereka yakni Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Pada jajaran Kepolisian, Presiden Prabowo melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri. Setelah pelantikan, Suyudi mendapat kenaikan pangkat menjadi Jenderal Polisi.




