Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan yang disesuaikan dengan karakter berkendara di lintasan tanah. Kombinasi kapasitas mesin dan pengaturan transmisinya ditujukan untuk mendukung akselerasi serta pengendalian saat menghadapi tikungan, tanjakan, dan berbagai rintangan.
Sasis Aluminium dan Suspensi Showa
Untuk menunjang kelincahan, Ducati menggunakan rangka aluminium twin-spar yang dipadukan dengan swingarm berbahan aluminium. Konstruksi tersebut membantu menjaga bobot kering motor pada angka 104,8 kilogram.
Bobot yang relatif ringan menjadi salah satu faktor penting dalam motocross karena berpengaruh terhadap kemampuan pengendara mengubah arah, menjaga keseimbangan, dan mengendalikan motor ketika melompat atau melewati permukaan yang tidak rata.
Sektor suspensi dipercayakan kepada Showa. Bagian depan memakai garpu upside-down berdiameter 49 mm dengan teknologi closed-cartridge dan lapisan Kashima Coating. Sementara itu, suspensi belakang menggunakan monoshock yang dapat disetel sesuai kebutuhan pengendara dan karakter lintasan.
Sistem pengereman turut mengandalkan komponen berorientasi balap, yakni cakram Galfer yang dipadukan dengan kaliper Brembo. Perangkat tersebut dirancang untuk mendukung kontrol pengereman ketika motor melaju dalam kondisi lintasan yang menuntut respons cepat.
Dilengkapi Beragam Fitur Elektronik
Selain mengoptimalkan komponen mekanis, Ducati membekali Desmo450 MX dengan sejumlah fitur elektronik untuk membantu pengendara mengelola tenaga mesin.




