Selain itu, kondisi jalan, kemacetan, beban kendaraan, tekanan ban, kondisi mesin, hingga penggunaan aksesori tertentu juga dapat memengaruhi efisiensi.
Oleh sebab itu, klaim konsumsi BBM dari pabrikan maupun hasil pengujian pihak tertentu sebaiknya dipahami sebagai referensi.
Kesimpulan
Lima motor matik di atas sama-sama memiliki angka konsumsi BBM yang pernah dipublikasikan di atas 50 km per liter.
Yamaha Fazzio Hybrid Series berada di posisi tertinggi dengan angka 68,9 km per liter dalam kegiatan Eco-Riding Challenge. Di bawahnya terdapat Honda BeAT dengan 60,6 km per liter, Honda Genio 59,1 km per liter, Honda Scoopy sekitar 59 km per liter, serta Yamaha Gear 125 dengan 56,11 km per liter berdasarkan data yang disebutkan.
Meski terlihat menarik, konsumen sebaiknya tidak menjadikan angka konsumsi BBM sebagai satu-satunya dasar untuk membeli motor.
Harga, kenyamanan, fitur keselamatan, kapasitas bagasi, biaya perawatan, jaringan bengkel, ketersediaan suku cadang, serta kebutuhan penggunaan sehari-hari juga perlu diperhitungkan.
Dengan mempertimbangkan seluruh aspek tersebut, calon pembeli dapat memilih motor matik yang tidak hanya irit bahan bakar, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan kondisi penggunaan masing-masing.***




