DPRD, lanjutnya, berharap perubahan APBD 2026 dapat diarahkan pada program-program yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, perubahan anggaran tidak hanya sebatas penyesuaian administrasi, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan dan dinamika yang muncul di tengah masyarakat.
Dalam pembahasan tersebut, perhatian terhadap pelayanan publik juga menjadi salah satu hal yang dinilai penting.
Pemerintah daerah diharapkan terus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, layak dan tidak diskriminatif, termasuk bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian serta perlindungan khusus.
Pembahasan Perubahan APBD 2026 juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Tebo dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Setiap program yang nantinya disepakati harus memiliki dasar yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan dalam pelaksanaannya.
“Melalui pembahasan Perubahan APBD ini, kita berharap anggaran yang ditetapkan nantinya benar-benar memberikan manfaat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Tebo,” menjadi salah satu poin yang disampaikan dalam rapat paripurna.
Usai pembukaan dan penyampaian pengantar dari pimpinan DPRD, agenda dilanjutkan dengan penyampaian Nota Pengantar Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dari Pemerintah Kabupaten Tebo.
Penyampaian tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, S.E., M.Si. Nota pengantar menjadi dasar bagi DPRD untuk memasuki tahapan pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah daerah.




