Komisi III DPRD Tebo Akan Turun Lapangan Awasi Penanganan Lubang Tambang

Avatar
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kabupaten Tebo bersama perwakilan PT Anugerah Alam Andalas Andalan. (INJ/Ist)

Rapat dengar pendapat umum ini merupakan tindak lanjut dari laporan SMSI Kabupaten Tebo yang menyoroti potensi bahaya lubang bekas tambang terhadap akses jalan warga. Dalam forum tersebut, pihak PT A4 kembali menegaskan pengakuan bahwa lubang tersebut merupakan bagian dari aktivitas pertambangan mereka di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Tebo Khalis Mustiko Ucapkan Gong Xi Fa Cai, Ajak Warga Jaga Kerukunan

Dimas memastikan, Komisi III DPRD Tebo tidak akan berhenti pada rapat semata. Pihaknya akan mengawal langsung proses penanganan di lapangan, mulai dari pengamanan jalan hingga pelaksanaan reklamasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Bantu Masyarakat Hadapi Nataru, Pemkab Tebo Hadirkan Operasi Pasar Murah

Sebagai langkah lanjutan, DPRD bersama unsur pemerintah daerah dan pihak terkait dijadwalkan melakukan peninjauan lapangan bersama pada 27 Januari 2026 guna melihat kondisi sebenarnya serta menentukan langkah teknis lanjutan.

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Tebo Tegaskan PT A4 Wajib Bertanggung Jawab atas Lubang Bekas Tambang

“Kami tidak ingin persoalan ini dibiarkan berlarut-larut. Keselamatan masyarakat adalah hal utama. DPRD akan memastikan ada tindakan nyata di lapangan, bukan sekadar komitmen di atas kertas,” tutupnya.***