Gerakan Tanam Serentak Jambi, Wabup Tebo Turun Langsung Menanam Pohon

Avatar
Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi melakukan penanaman dan penyiraman bibit pohon dalam rangka Gerakan Penanaman Serentak Provinsi Jambi di bantaran Sungai Batang Tebo, Kecamatan Tebo Tengah. (INJ/Ist)

TEBO – Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tebo mengikuti Gerakan Penanaman Serentak Provinsi Jambi yang dipusatkan di Kecamatan Tebo Tengah, tepatnya di bantaran Sungai Batang Tebo, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Tebo Ihsanuddin dan Wakil Ketua II DPRD Tebo Suhendra. Kehadiran pimpinan DPRD Tebo ini menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap program pelestarian lingkungan yang terus digencarkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  DUGAAN JUAL BELI PROYEK POKIR PIMPINAN DPRD TEBO MENYERUAK

Gerakan Penanaman Serentak Provinsi Jambi dilaksanakan secara daring dan diikuti seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Kegiatan ini mengusung tema “Aksi Nyata Menjaga dan Memulihkan Kelestarian Lingkungan.”

Selain Wakil Bupati dan pimpinan DPRD, kegiatan penanaman juga melibatkan unsur Forkopimda Tebo serta Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tebo Barat dan KPHP Tebo Timur sebagai wujud sinergi lintas sektor.

Baca Juga :  Buka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, WabupTebo : Momentum Teladani Akhlak Rasulullah

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi melaporkan kepada Gubernur Jambi Al Haris dan Staf Ahli Lingkungan Hidup RI Nur Adri Wardoyo bahwa Pemerintah Kabupaten Tebo telah sejak lama melaksanakan kegiatan penanaman pohon di berbagai wilayah.

Nazar Efendi menyebutkan, penanaman pohon di Kabupaten Tebo bukan merupakan program baru. Bahkan, jumlah pohon yang telah ditanam sebelumnya telah mencapai ribuan batang sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE.MM Hadiri Audiensi Bersama Menteri Sosial RI di Jakarta

Lokasi penanaman di bantaran Sungai Batang Tebo dipilih karena kondisi tanah yang mulai tergerus. Dengan penanaman pohon jenis kayu dan buah-buahan seperti durian, petai, dan jengkol, diharapkan dapat mencegah erosi sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.***