“Kesan yang muncul seperti lempar tanggung jawab. Banyak aset daerah yang seolah tidak diketahui atau tidak diawasi dengan baik. Ini sangat disayangkan,” tambah aktivis tersebut.
Ia menegaskan, kelalaian dalam pengelolaan aset daerah berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah dan dapat berimplikasi hukum di kemudian hari apabila tidak segera dibenahi.
Masyarakat pun mendesak Bupati Tebo serta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Sekda, khususnya dalam hal pengelolaan dan pengamanan aset daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo terkait dugaan kelalaian pengelolaan aset tersebut.***





