Selain Optimalisasi PAD dan Evaluasi Direktur RSUD, Ini yang Menjadi Atensi Fraksi Golkar

Avatar
Wakil Ketua Fraksi Golkar Ahmad Ankam. (INJ/Ist)

Ia menambahkan, Pemkab Tebo harus memperkuat pendataan, pengawasan, serta koordinasi lintas OPD agar pungutan IPJ berjalan efektif dan setoran ke kas daerah dilakukan secara transparan.

Parkir RSUD STS dan Evaluasi Kinerja Direktur

Liga Marisa juga menyoroti perlunya modernisasi sistem parkir di RSUD STS. Pola kerja sama pihak ketiga dan sistem manual disebut tidak lagi relevan dan rawan menyebabkan kebocoran PAD.

Baca Juga :  Defisit Anggaran Ancam TPP ASN dan Pembangunan, Fraksi Golkar DPRD Tebo Dorong Optimalisasi PNBP

“Sistem parkir digital seperti di pusat perbelanjaan modern harus mulai diterapkan. RSUD adalah salah satu sumber PAD penting, dan tata kelolanya harus profesional,” ujarnya.

Terkait manajemen RSUD STS, Golkar menegaskan bahwa kinerja direktur rumah sakit belum menunjukkan perbaikan signifikan. Selama lebih dari enam tahun dipimpin dr. Oktavienni, layanan publik maupun kontribusi PAD tidak mengalami peningkatan berarti, bahkan masih sering menuai keluhan masyarakat.

Baca Juga :  Ketua DPRD Tebo Hadiri Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

“Pelayanan kesehatan itu urusan vital. Jika kepemimpinan tidak mampu menghadirkan perubahan, maka evaluasi menyeluruh adalah keharusan,” tegas Liga Marisa.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Tebo Ikhsanudin Hadiri Lauching Sentra Ketahanan Pangan di Lapas Muara Tebo

Golkar Optimistis: PAD Kuat, Fiskal Daerah Terjaga

Fraksi Golkar meyakini penguatan PAD, modernisasi tata kelola layanan publik, serta pembenahan manajemen RSUD merupakan langkah strategis untuk menjaga ketahanan fiskal daerah di tengah tekanan pemangkasan TKD.***