Agus Rubiyanto Ikuti High Level Meeting TPID, Bahas Stabilitas Harga Jelang Akhir Tahun

Avatar
Bupati Tebo Agus Rubiyanto. (INJ/Ist)

TEBO – Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, S.E., M.M., menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi Tahun 2025 yang digelar di Kota Jambi, Senin (24/11/2025).Pertemuan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang akhir tahun.

Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala daerah, pimpinan instansi terkait, serta jajaran TPID dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Dalam rapat tersebut, sejumlah isu utama dibahas, termasuk kondisi inflasi terkini, tren harga komoditas strategis, serta langkah-langkah pengamanan stok pangan menghadapi potensi kenaikan permintaan masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemkab Tebo Gelar Rakor Pendataan Luas Tambah Tanam

Bupati Tebo menyampaikan bahwa menjaga stabilitas harga merupakan prioritas penting bagi pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa inflasi yang terkendali tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah secara menyeluruh. Oleh karena itu, koordinasi yang kuat antar daerah diperlukan untuk memastikan langkah pengendalian inflasi berjalan efektif.

Baca Juga :  RDTR Kecamatan Sumay Dibahas, Pemkab Tebo Libatkan Masyarakat dan OPD

Selain itu, Bupati menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tebo dalam memperkuat peran satgas pangan, meningkatkan monitoring harga di pasar-pasar tradisional, serta memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan lancar. Upaya memperkuat ketahanan pangan lokal, termasuk mendorong produksi komoditas unggulan, juga menjadi fokus prioritas.

Baca Juga :  Wabup Tebo Nazar Efendi, SE., M.Si., Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Jambi Tahun 2025

Pertemuan ini turut membahas strategi antisipasi menjelang musim tanam. Pemerintah daerah diimbau untuk memperhatikan kecukupan sarana produksi pertanian, seperti ketersediaan pupuk, bibit, serta akses petani terhadap pembiayaan. Bupati Tebo menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung petani agar proses produksi tidak terganggu.