Wabup Tebo Nazar Efendi Tegaskan Komitmen Bersama Tekan Angka Stunting

Avatar
Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si, memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting (P3S) serta Publikasi Data Stunting di Aula Rumah Dinas Bupati Tebo. (INJ/Ist)

TEBO, infonegerijambi.id – Pemerintah Kabupaten Tebo terus memperkuat langkah nyata dalam menekan angka stunting. Hal ini terlihat dari pelaksanaan Rapat Koordinasi Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting (P3S) serta Publikasi Data Stunting, yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, Rabu (15/10/2025).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si, dan dihadiri oleh unsur perangkat daerah, organisasi masyarakat, serta para pemangku kepentingan yang berperan dalam penanganan stunting di Kabupaten Tebo.

Baca Juga :  Perkuat Jaringan, Dilla Hich Sambangi DPW Gelora

Dalam arahannya, Wabup Nazar Efendi menegaskan bahwa penurunan angka stunting merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. “Masalah stunting tidak hanya urusan kesehatan. Ini menyangkut kualitas generasi penerus kita, jadi seluruh sektor harus terlibat aktif,” ujar Nazar di hadapan peserta rapat.

Baca Juga :  Pekan Kebudayaan Daerah Berakhir, Bupati Tebo Saksikan Penobatan Bujang Gadis 2025

Menurutnya, upaya percepatan penurunan stunting di Tebo membutuhkan sinergi mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Setiap perangkat daerah diminta untuk memperkuat intervensi gizi, sanitasi, dan edukasi bagi masyarakat, khususnya keluarga yang berisiko tinggi.

Dalam kegiatan tersebut juga dipaparkan data stunting terbaru Kabupaten Tebo, yang menjadi dasar evaluasi dan perencanaan program ke depan. Data tersebut diharapkan menjadi alat ukur yang transparan dan akurat agar kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  Penguatan HAM, Wabup Nazar : ASN Tebo Diminta Lebih Humanis Layani Publik

“Publikasi data ini penting agar kita tahu posisi kita, wilayah mana yang perlu intervensi lebih cepat, dan langkah apa yang harus diperkuat,” tambah Nazar. Ia juga meminta seluruh pihak tidak hanya berfokus pada penanganan, tetapi juga pada upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi dan pola asuh yang benar.