Istri Pangdam XX/TIB dan Ketua TP-PKK Tebo Apresiasi Kerajinan Lokal di Dekranasda

Avatar
Istri Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Ny. Anggia Arief Gajah Mada, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Tebo, Ny. Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., mencoba secara langsung proses menenun kain tradisional saat kunjungan ke Dekranasda Kabupaten Tebo. (INJ/Ist)

TEBO – Istri Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Ny. Anggia Arief Gajah Mada, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Tebo, Ny. Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., mengunjungi Dekranasda Kabupaten Tebo, (11/09).Dalam kunjungan tersebut, keduanya melihat secara langsung beragam kerajinan tangan khas daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Tebo.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat penuh silaturahmi. Rombongan disambut oleh para pengurus Dekranasda yang menampilkan produk unggulan mulai dari anyaman, batik khas, hingga kerajinan berbahan alam lokal. Kehadiran Ny. Anggia Arief Gajah Mada menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

Baca Juga :  Pj Sekda Tebo Hadiri Pisah Sambut Kepala Lapas Kelas IIB Muara Tebo

Ketua TP-PKK Tebo, Ny. Nur Chasanah Nazar, menuturkan bahwa kerajinan tangan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. “Produk lokal kita memiliki kualitas yang tidak kalah dengan daerah lain. Dengan adanya perhatian dan dukungan berbagai pihak, kita optimistis kerajinan khas Tebo mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, SE.M.Si Hadiri Virtual Tanam Serentak Padi Bersama Gubernur Jambi dan Danrem 042/Gapu

Sementara itu, Ny. Anggia Arief Gajah Mada menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas dan ketekunan para pengrajin Tebo. Ia menilai produk yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga memuat identitas budaya yang perlu terus dilestarikan. “Inilah warisan yang harus kita jaga bersama, sekaligus kita promosikan agar semakin dikenal,” katanya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tebo Pimpin Pengukuhan Pengurus Kwartir Ranting Sumay Masa Bhakti 2025–2028

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk berdialog dengan para pengrajin. Mereka menyampaikan harapan agar pemerintah daerah bersama TP-PKK dan Dekranasda dapat membantu dalam promosi, pelatihan, serta akses pasar yang lebih luas, terutama ke luar daerah.