Hearing Komisi III DPRD Tebo: Dorong OPD Tingkatkan Serapan APBD 2025

Avatar
Komisi III DPRD Kabupaten Tebo menggelar hearing bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja di ruang rapat komisi lantai II Gedung DPRD Tebo, Kamis (12/6/2025).

TEBO – Komisi III DPRD Kabupaten Tebo menggelar hearing bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja di ruang rapat komisi lantai II Gedung DPRD Tebo, Kamis (12/6/2025). OPD yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Dinas PUPR, Disperkim, Bappeda, BPBD, DLH-Hub, Damkar, dan PDAM.

 

Hearing ini merupakan tindak lanjut dari rapat paripurna penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024 serta enam Ranperda Kabupaten Tebo tahun 2025. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi sejauh mana serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang telah dilakukan masing-masing OPD.

Baca Juga :  Kapolres Tebo Pimpin Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Sebanyak 46 Personel Periode 1 Januari 2025

 

Ketua Komisi III DPRD Tebo, Dimas Cahya Kusuma, menyampaikan bahwa secara umum serapan anggaran oleh OPD mitra kerja Komisi III cukup baik. Namun, ia menyoroti satu OPD yang serapannya masih sangat rendah, yakni Bappeda, yang baru mencapai sekitar 20 persen.

Baca Juga :  Banggar DPRD dan TAPD Tebo Rampungkan Evaluasi APBD 2026, Pinjaman Rp140 Miliar Tetap Dikawal

 

“Kami menyarankan kepada seluruh OPD mitra kerja Komisi III agar serapan anggarannya dapat ditingkatkan lagi,” ujar Dimas usai hearing.

 

Selain serapan anggaran, Dimas juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja OPD. Ia mengingatkan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) DPRD.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Kerinci Tangkap Pengedar Ganja, Ungkap Jaringan Tempel dan COD

 

“Komisi III DPRD Tebo memastikan akan terus mengawasi dan mengevaluasi kinerja seluruh mitra kerjanya secara berkala,” tegasnya.

 

Ia berharap, dengan meningkatnya serapan anggaran dan kinerja OPD, pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Tebo dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung kepada masyarakat.***