Suku Anak Dalam Muara Kilis Keluhkan Mahalnya Biaya Berobat

Avatar

TEBO – Suku Anak Dalam (SAD) kelompok Temenggung Apung yang bermukim di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo mengeluhkan mahalnya biaya pengobatan oleh tenaga kesehatan di wilayah mereka.

 

Keluhan ini disampaikan langsung oleh Temenggung Apung, pemimpin kelompok SAD setempat, yang merasa keberatan dengan biaya yang harus dibayar saat memanggil petugas kesehatan ke rumahnya untuk mengobati sang istri yang sedang sakit.

Baca Juga :  Pemkab Tebo Evaluasi Pemenuhan Dokumen MCSP 2025

 

Menurutnya, saat sang istri membutuhkan pertolongan medis dan dipasang infus, mereka dikenakan biaya sebesar Rp1.650.000. “Massa cuma pasang infus saja biayanya segitu. Jujur kami sudah kapok berobat sama bidan di sini,” ujar Temenggung dengan nada kesal.

Baca Juga :  Rehabilitasi Madrasah oleh Satgas TMMD Ke-123 Capai 65%

Ia mengungkapkan bahwa istrinya sakit selama dua hari dan selama itu pula dirawat di rumah dengan bantuan bidan yang datang secara berkala.

 

“Dirawat di rumah lah. Cuma bidannya bolak-balik selama dua hari untuk ganti infus bila habis,” sambungnya.

Baca Juga :  Sat Resnarkoba Polres Tebo Tangkap Pengedar Sabu di Tengah Ilir, Amankan 14 Paket Narkotika

 

Temenggung Apung berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap pelayanan kesehatan bagi komunitas Suku Anak Dalam, terutama dalam hal keringanan biaya berobat.

 

“Kami ini warga juga. Jangan sampai karena tinggal di pedalaman, kami jadi tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau,” tutupnya.***