OPINI  

Menyongsong Bungo Baru: Refleksi 61 Tahun Langkah Kreatif dan Berdaya Saing

Avatar

Oleh: Ketua Umum MD KAHMI Kabupaten Bungo

MUARA BUNGO – Hari ini, Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun kembali menorehkan sejarah penting. Kabupaten Bungo genap berusia 61 tahun. Sebuah perjalanan panjang yang diwarnai dinamika pembangunan, kerja keras lintas generasi, serta tekad kolektif untuk terus tumbuh dan berkembang menuju masa depan yang lebih baik.

Atas nama keluarga besar Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Bungo, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bungo ke-61 Tahun 2026.

Baca Juga :  HUT Merangin ke-76, Fajar Nugraha: Jangan Habis di Undangan dan Seremoni, Negara Wajib Hadir Menjaga Hutan dan Lingkungan

Mengusung tema “Kreatif dan Berdaya Saing Menuju Bungo Baru”, peringatan hari jadi kali ini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum 61 tahun Kabupaten Bungo harus menjadi ruang refleksi strategis, kompas pembangunan, sekaligus landasan bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan lompatan besar menuju kemajuan.

Baca Juga :  Kasus SPJ Fiktif Pinto, Inspektorat Suruh Tanyakan ke APH

Kreativitas sebagai Bahan Bakar Pembangunan

Di tengah arus modernisasi dan perkembangan digitalisasi yang semakin pesat, pola pembangunan konvensional tidak lagi cukup untuk menjawab berbagai tantangan zaman. Tema “Kreatif” yang diusung tahun ini menegaskan pentingnya inovasi di seluruh sektor kehidupan.

Pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, hingga generasi muda di pelosok dusun dituntut untuk berpikir terbuka, adaptif, dan berani menghadirkan terobosan baru.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Ngotot Ambil Alih Aset UNBARI, Demi Selamatkan Stadion Swarnabhumi?

Kreativitas bukan hanya milik pelaku industri kreatif atau seni, melainkan juga pola pikir yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Kreativitas harus tercermin dalam tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, efisien, dan transparan; pengembangan sektor pertanian dan UMKM yang mampu memberikan nilai tambah; serta pengelolaan potensi daerah melalui pendekatan inovatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.