DPRD Tebo Bakal Panggil Seluruh PKS Terkait Anjloknya Harga Sawit

Avatar

TEBO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo berencana memanggil seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tebo bersama Dinas Perkebunan.

Langkah itu dilakukan menyusul turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang belakangan dikeluhkan para petani dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Rencana pemanggilan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tebo, Karno Alias atau yang akrab disapa Bung Karno (BK), Senin (25/5/2026).

Baca Juga :  Kapolres Tebo Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Tahun 2025

Menurut BK, anjloknya harga TBS saat ini sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya petani sawit yang menggantungkan penghasilan dari hasil perkebunan.

“Kita akan segera memanggil seluruh PKS bersama Dinas Perkebunan untuk meminta penjelasan terkait penurunan harga TBS yang saat ini menjadi keluhan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  MTQ Ke-18 Tebo Ilir Resmi Dibuka, Waka I DPRD Tebo Puji Kemegahan Acara

Ia menegaskan, DPRD ingin memastikan penyebab penurunan harga benar-benar disebabkan faktor pasar dan bukan karena adanya permainan harga yang merugikan petani.

“Jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban. Petani sudah bekerja keras di kebun, maka harga harus tetap berpihak kepada mereka,” kata BK.

Selain itu, DPRD juga ingin mengetahui mekanisme penetapan harga yang diterapkan perusahaan sehingga kondisi di lapangan dapat dipahami secara terbuka oleh masyarakat.

Baca Juga :  Suasana Khidmat, Khalis Mustiko S.H. Bacakan Proklamasi di Stadion Sri Maharaja Batu

Menurutnya, keterbukaan sangat penting agar tidak muncul dugaan negatif di tengah masyarakat terkait anjloknya harga sawit saat ini.

“Kami ingin semuanya jelas dan transparan. Kalau memang faktor pasar, tentu harus dijelaskan kepada masyarakat. Tapi kalau ada hal lain yang merugikan petani, itu harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.