Wabup dan Ketua TP PKK Tebo Tinjau Dokter Masuk Dusun, Dekatkan Pelayanan Kesehatan ke Masyarakat

Avatar
Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tebo, Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., meninjau langsung pelayanan kesehatan melalui program Dokter Masuk Dusun. (INJ/ist).

TEBO – Pemerintah Kabupaten Tebo terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tebo, Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., meninjau langsung pelaksanaan program Dokter Masuk Dusun (DMD), Selasa (4/8/2026).

Peninjauan dilakukan di Posyandu Mangga Besar, Desa Cermin Alam, Kecamatan VII Koto Ilir, serta Desa Sungai Abang, Kecamatan VII Koto. Wabup dan Ketua TP PKK melihat langsung proses pelayanan kesehatan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat dan tenaga kesehatan yang bertugas.

Baca Juga :  Antusias Emak-emak sangat mengharukan Silaturahmi Bersama Anita Gusti Syafrina Agus Rubiyanto

Dokter Masuk Dusun merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Tebo yang dirancang untuk menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung dan lebih dekat kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Truk ODOL Jadi Ancaman di Jalan, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Melalui program tersebut, dokter dan tenaga kesehatan turun langsung ke dusun-dusun untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dan pelayanan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju Puskesmas maupun rumah sakit.

Dalam kunjungannya, Nazar Efendi memastikan pelaksanaan DMD berjalan sesuai dengan tujuan program, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, cepat, dan mampu menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan dusun.

Baca Juga :  Wabup Nazar Efendi Semarakkan Milad ke-9 Majelis OOPS di Unit 5

Wakil Bupati Tebo mengatakan, program Dokter Masuk Dusun menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.