Ketua GOW Tebo Hadiri Peringatan Hari Kartini ke-148 Tingkat Provinsi Jambi

Avatar
Ketua GOW Kabupaten Tebo, Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., bersama jajaran organisasi wanita usai menerima penghargaan dalam rangka Peringatan Hari Kartini ke-148 Tahun 2026 tingkat Provinsi Jambi di Pendopo Terbuka Rumah Dinas Gubernur Jambi. (INJ/Ist)

JAMBI – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tebo, Nur Chasanah Nazar, S.P., M.M., menghadiri Peringatan Hari Kartini ke-148 Tahun 2026 tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Pendopo Terbuka Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (30/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur organisasi perempuan, pejabat daerah, serta tokoh masyarakat dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat dalam mengenang perjuangan R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  DPRD Tebo Sahkan Perda RPJMD 2025–2029 dan Perubahan APBD 2025

Peringatan Hari Kartini ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar organisasi wanita dalam mempererat sinergi.

Baca Juga :  Dandim 0416/Bute Tegaskan Komitmen TNI Jaga Ketahanan Pangan di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun

Ketua GOW Tebo, Nur Chasanah Nazar, menyampaikan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mendorong perempuan untuk lebih berdaya dan mandiri.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam berbagai sektor, mulai dari keluarga, pendidikan, hingga pembangunan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan bersama agar perempuan dapat terus berkembang dan berkontribusi secara optimal.

Baca Juga :  Susur Keluarga, Nazar Efendi Temui Dasril Efendi Mantan Kades Yang 25 Tahun Pernah Pimpin Napal Putih

Ia juga berharap, melalui momentum Hari Kartini ini, perempuan di Kabupaten Tebo semakin termotivasi untuk meningkatkan kapasitas diri serta aktif berperan dalam pembangunan daerah.

Selain itu, peringatan ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti penampilan seni budaya dan diskusi terkait peran perempuan di era modern.