Tanggap Bencana, Danramil Tanah Tumbuh Pimpin Pembangunan Jembatan Darurat

Avatar
Danramil 416-02/Tanah Tumbuh bersama personel TNI, Forkopimcam, dan warga bergotong royong membangun jembatan darurat di lokasi jalan putus akibat longsor yang menghubungkan Desa Tanah Tumbuh dan Desa Renah Jelmu, Kabupaten Bungo. (INJ/Ist)

BUNGO – Respons cepat ditunjukkan Danramil 416-02/Tanah Tumbuh Kapten Inf Mairi Hendra, S.Sos bersama Pasiter Kodim 0416/Bute Kapten Inf Feri Erza Saputra dan personel, yang bahu-membahu dengan Forkopimcam serta warga membangun jembatan darurat.

Pembangunan dilakukan menyusul longsor yang memutus akses jalan penghubung antara Desa Tanah Tumbuh dan Desa Renah Jelmu, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo, pada Minggu malam (29/03/2026).

Baca Juga :  Dandim 0416/Bute: Penanggulangan Karhutla Butuh Kolaborasi Lintas Sektor dan Kesadaran Warga

Peristiwa longsor tersebut terjadi akibat jebolnya box saluran air di badan jalan, sehingga menyebabkan akses utama masyarakat terputus total. Kondisi jalan yang amblas memiliki lebar sekitar 7 meter dengan kedalaman kurang lebih 6 meter, membuat jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Menanggapi situasi tersebut, Danramil bersama unsur terkait langsung mengambil langkah penanganan cepat dengan membangun jembatan sementara agar konektivitas warga segera pulih.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0416/Bute Buatkan Fasilitas Whiteboard Untuk Menunjang Kegiatan Madrasah

Kapten Inf Mairi Hendra mengatakan, upaya tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak, sekaligus untuk memastikan aktivitas warga tidak terhenti terlalu lama.

“Kami bersama Forkopimcam dan masyarakat berusaha semaksimal mungkin agar jalur ini bisa segera difungsikan kembali. Ini wujud kebersamaan dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto Resmi Gantikan Letkol Inf Arif Widiyanto

Pengerjaan jembatan darurat dilakukan secara gotong royong hingga malam hari, melibatkan berbagai pihak dengan semangat kebersamaan.

Diharapkan dengan selesainya jembatan sementara ini, mobilitas masyarakat dapat kembali normal, sekaligus memperlihatkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan warga dalam menghadapi kondisi darurat.***