Sorot  

Pesan Berantai Sebut Saldo Nasabah Bank 9 Jambi Hilang hingga Rp25 Juta, Publik Diminta Tenang

Avatar
Bank 9 Jambi Cabang Tebo. (INJ/Andrey)

JAMBI – Isu dugaan gangguan layanan Bank 9 Jambi kembali menjadi perbincangan setelah beredarnya pesan berantai di media sosial yang menyebut sejumlah nasabah kehilangan saldo. Dalam pesan yang beredar, disebutkan nilai kerugian bervariasi, ada yang mencapai Rp25 juta dan ada pula sekitar Rp20 juta.

Informasi tersebut beredar bersamaan dengan kabar gangguan layanan mobile banking yang sempat tidak dapat diakses. Beberapa unggahan menyebut kehilangan dana terjadi saat sistem layanan digital bank mengalami gangguan.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Dirikan Yayasan Baru, Diduga Upaya Amankan Lahan Stadion Swarnabhumi di Pijoan

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bank 9 Jambi yang membenarkan adanya kehilangan dana nasabah sebagaimana disebutkan dalam pesan berantai tersebut. Publik diminta berhati-hati dalam menyikapi informasi yang belum terverifikasi.

Baca Juga :  Warga Transmigrasi Ngaku Lahan Dicatut PSJ, BPN Klaim HGU Aman

Sejumlah laporan media lokal sebelumnya menyebut layanan mobile banking sempat dinonaktifkan sementara sebagai langkah pengamanan sistem dan mitigasi potensi gangguan keamanan siber.

Dalam pesan yang beredar, nasabah juga diinformasikan bahwa pihak bank sedang melakukan pemeliharaan sistem dan memastikan dana nasabah tetap aman selama proses penanganan berlangsung.

Pengamat perbankan menilai, gangguan layanan digital tidak selalu berkaitan dengan peretasan. Penonaktifan sementara sistem sering dilakukan untuk pemeliharaan atau peningkatan keamanan guna melindungi data dan transaksi nasabah.

Baca Juga :  Dirut Bank Jambi Klarifikasi Isu Dana Hilang, Investigasi Sistem Sedang Berjalan

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, serta segera menghubungi layanan resmi bank apabila menemukan transaksi mencurigakan atau perubahan saldo yang tidak dikenal.***