Dari Kampus ke Panggung Publik, Mahasiswi IAI Tebo Bersinar di Putri Otonomi Daerah

Avatar
Dua mahasiswi Institut Agama Islam (IAI) Tebo berpose usai malam puncak Pemilihan Putri Otonomi Daerah Kabupaten Tebo Jilid II Tahun 2025. (INJ/IAI TEBO)

TEBO – Institut Agama Islam (IAI) Tebo kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui mahasiswinya dalam ajang Pemilihan Putri Otonomi Daerah Kabupaten Tebo Jilid II Tahun 2025. Keberhasilan ini menunjukkan peran aktif mahasiswa IAI Tebo dalam mengharumkan nama institusi di tingkat daerah.

Partisipasi mahasiswi IAI Tebo dalam ajang tersebut merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendorong pengembangan potensi mahasiswa secara komprehensif. IAI Tebo tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap isu-isu pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pendidikan Agama Islam (PAI) Tebo, menggelar pekan keterampilan dan seni pendidikan agama islam sekolah dasar sekabupaten tebo tahun 2024

Ajang Putri Otonomi Daerah Kabupaten Tebo 2025 diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan organisasi. Melalui proses seleksi yang ketat dan berjenjang, perwakilan IAI Tebo mampu bersaing dan menunjukkan kualitas diri hingga melaju ke babak final.

Baca Juga :  Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Tahura Senami Kembali Terjadi, Lima Korban Luka Serius

Puncak pemilihan digelar bertepatan dengan perayaan malam Tahun Baru 2026 di Lapangan Merdeka Pasar Muara Tebo. Acara tersebut berlangsung meriah dan mendapat perhatian luas masyarakat, sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menampilkan gagasan dan potensi diri.

Dalam ajang tersebut, Naisya Abelia Dinata, mahasiswi Program Studi Akuntansi IAI Tebo, berhasil meraih gelar Runner Up III Putri Otonomi Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa IAI Tebo untuk tampil kompetitif dan berprestasi di ajang publik.

Baca Juga :  Sinergi Polisi dan Mahasiswa IAI TEBO: Tanam Jagung Serentak di Tebo

Selain itu, Puji Ayu Lestari, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), berhasil masuk jajaran 8 Besar Finalis. Ia juga dinobatkan sebagai Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sebuah peran strategis dalam mendukung promosi potensi daerah.