Kapan Waktu Ideal Balancing Ban Mobil? Kenali Gejala dan Manfaatnya

Avatar
Ilustrasi balancing ban mobil untuk menjaga keseimbangan roda, mengurangi getaran pada setir, dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan berkendara. (INJ/Andrey)

Balancing dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari perawatan berkala, misalnya setiap 10.000 kilometer atau sekitar enam bulan, dengan menyesuaikan kondisi kendaraan dan rekomendasi bengkel.

Intensitas pemakaian, karakter jalan yang dilalui, serta kondisi ban dapat memengaruhi kebutuhan perawatan. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi ketidakseimbangan sebelum menimbulkan gangguan yang lebih serius.

2. Ketika Mengganti atau Memasang Ban Baru

Pemasangan ban baru sebaiknya disertai proses balancing. Sebab, distribusi bobot antara ban dan pelek tidak selalu merata meskipun komponen tersebut masih dalam kondisi baru.

Baca Juga :  Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis Door to Door

Teknisi biasanya menggunakan mesin balancing untuk mengidentifikasi titik yang tidak seimbang, kemudian memasang pemberat pada posisi yang diperlukan. Langkah ini bertujuan membuat putaran roda lebih stabil saat kendaraan digunakan.

3. Setir Bergetar pada Kecepatan Tertentu

Baca Juga :  Heboh..!!! Oknum Perangkat Desa Wana Mulya, Tertangkap Basah Berselingkuh di Hotel

Getaran pada setir, khususnya ketika mobil melaju pada kecepatan menengah hingga tinggi, merupakan salah satu gejala yang patut diwaspadai.

Sebagai contoh, getaran mungkin mulai terasa ketika kendaraan mencapai kisaran 60–100 kilometer per jam. Jika gejala tersebut muncul berulang, pengendara disarankan memeriksakan roda ke bengkel untuk memastikan penyebabnya.

Meski demikian, setir bergetar tidak selalu disebabkan oleh balancing. Kerusakan ban, pelek yang bengkok, masalah pada komponen suspensi, atau sistem kemudi juga dapat memicu gejala serupa.

Baca Juga :  Kawasaki Versys 900 Segera Debut Global, Usung Mesin 4 Silinder dan Tenaga 123 HP?

4. Setelah Mobil Menghantam Lubang atau Pembatas Jalan

Benturan keras ketika melintasi lubang atau mengenai trotoar bisa memengaruhi kondisi ban dan pelek. Pada situasi tertentu, pemberat roda juga dapat bergeser atau terlepas sehingga keseimbangan roda berubah.