Wabup Tebo Hadiri Yudisium Mahasiswa Profesi Bidan dan Sarjana Terapan Kebidanan

Avatar

TEBO – Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si., menghadiri kegiatan Yudisium Mahasiswa Program Profesi Bidan dan Sarjana Terapan Kebidanan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan dan memenuhi ketentuan akademik. Yudisium sekaligus menjadi momentum bagi para calon lulusan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Penyegaran Organisasi, Pemkab Tebo Lantik Sejumlah Pejabat Baru

Kehadiran Wakil Bupati Tebo dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan. Tenaga kebidanan dinilai memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.

Dalam kesempatan itu, Nazar Efendi menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Ia berharap pencapaian akademik yang diraih dapat menjadi bekal untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

Baca Juga :  Bunda PAUD Kabupaten Tebo Lakukan Kunjungan dan Pembinaan ke PAUD SD Satu Atap Kecamatan Rimbo Ulu

Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama berada di bangku pendidikan hendaknya tidak berhenti sebagai pengetahuan akademik, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama pendidikan harus dapat diterapkan dengan baik. Jadilah tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” pesan Nazar.

Baca Juga :  Kuota Haji Jambi 2026 Naik 12 Persen, 3.276 Jemaah Dijadwalkan Berangkat

Ia juga berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater serta terus meningkatkan kemampuan setelah menyelesaikan pendidikan. Perkembangan dunia kesehatan yang terus berubah menuntut tenaga kesehatan untuk senantiasa belajar dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan.