TEBO – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Tebo, Mardiansyah, SE., ME, bersama perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, M. Ryan Primananda, melakukan monitoring dan pengawasan ketersediaan serta distribusi LPG subsidi di wilayah Kecamatan Tebo Tengah, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas isu kelangkaan LPG subsidi yang belakangan dikeluhkan masyarakat. Pemerintah daerah bersama Pertamina memastikan pasokan LPG 3 kilogram tetap tersedia dan disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam monitoring tersebut, tim turun langsung ke sejumlah pangkalan LPG yang berada di wilayah Muara Tebo. Pemeriksaan difokuskan pada stok, pola distribusi, serta kepatuhan pangkalan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Dari hasil pengawasan, tim menemukan adanya beberapa pangkalan yang menjual LPG subsidi di atas HET. Temuan tersebut langsung mendapat perhatian serius dari pihak pemerintah daerah dan Pertamina sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Tebo menegaskan agar praktik pelanggaran tersebut tidak kembali terulang. Ia meminta para agen dan pangkalan mematuhi aturan penyaluran LPG subsidi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Selain itu, Mardiansyah juga meminta adanya komitmen bersama dari seluruh pihak terkait untuk melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi LPG subsidi. Hal ini dinilai penting agar LPG bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.





