PLN  

PLN Minta Warga Hati-hati, Tebang Pohon Dekat Kabel Listrik Berisiko Kebakaran

Avatar
Petugas PLN ULP Rimbo Bujang bersama pihak terkait melakukan penanganan dan pengamanan jaringan listrik di lokasi kebakaran lahan yang terjadi di sekitar jalur jaringan tegangan menengah (TM) di kawasan Unit 2 Jalan 11, Kecamatan Rimbo Bujang. (INJ/Ist)

TEBO – Kebakaran lahan terjadi di sekitar jalur jaringan listrik tegangan menengah (TM) pada Senin (26/1/2026) di kawasan Unit 2 Jalan 11, Kecamatan Rimbo Bujang. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh aktivitas penebangan pohon yang dilakukan warga di sekitar jaringan listrik tanpa berkoordinasi dengan pihak PLN.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kejadian bermula saat pohon yang ditebang menimpa jaringan listrik tegangan menengah. Benturan tersebut memunculkan percikan api yang kemudian menyambar semak belukar dan material kering di sekitar lokasi, sehingga menyebabkan kebakaran lahan.

Baca Juga :  Bunda PAUD Tebo Pimpin Rakor Bersama Kepala Satuan PAUD

Petugas PLN ULP Rimbo Bujang bersama pihak terkait segera turun ke lokasi untuk mengamankan jaringan listrik dan melakukan penanganan agar api tidak meluas. Akibat kejadian ini, pasokan listrik di sejumlah wilayah sekitar sempat mengalami gangguan.

Baca Juga :  Kapolres Tebo Dengarkan Keluhan Masyarakat Tentang Gangguan Kamtibmas

PT PLN (Persero) ULP Rimbo Bujang mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penebangan pohon atau aktivitas lain di dekat jaringan listrik tanpa koordinasi. Pasalnya, jaringan tegangan menengah memiliki risiko tinggi dan dapat membahayakan keselamatan.

Tim Leader Teknik ULP Rimbo Bujang, Zola Wahyu A.P., mengatakan bahwa penebangan pohon yang mengenai jaringan listrik dapat menimbulkan korsleting dan percikan api, terutama saat kondisi lahan kering.
“Penebangan pohon di sekitar jaringan tegangan menengah sangat berbahaya.

Baca Juga :  PLN ULP Rimbo Bujang hadir di SMKN 2 Tebo untuk berbagi pengetahuan dan motivasi bagi generasi muda

Selain berpotensi menimbulkan kebakaran, hal ini juga dapat menyebabkan gangguan pasokan listrik dan membahayakan masyarakat,” ujarnya.