TANJAB TIMUR – Akibat tingginya curah hujan yang disertai penyumbatan aliran sungai, banjir masih merendam permukiman warga di Desa Suka Maju. Kondisi tersebut membuat warga mengeluhkan genangan air yang tak kunjung surut dan berharap adanya solusi konkret dari pemerintah setempat, Jumat (16/01/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Suka Maju langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pendataan warga terdampak serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak yang dinilai memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.
Kepala Desa Suka Maju, Didik, menyampaikan bahwa jumlah warga terdampak banjir mencapai 120 kepala keluarga (KK). Namun, bantuan yang berhasil dihimpun dari perusahaan perkebunan di sekitar desa baru dapat mengakomodir 95 KK.
“Bantuan yang berhasil kami usahakan berupa paket sembako seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar Didik.
Adapun bantuan tersebut berasal dari beberapa perusahaan, yakni PT Wira Karya Sakti sebanyak 35 paket, PT Kaswari sebanyak 35 paket, serta PT Muji Sari sebanyak 25 paket. Seluruh bantuan tersebut telah disalurkan kepada warga terdampak banjir.
Lebih lanjut, Didik menambahkan bahwa masih terdapat 25 KK yang belum menerima bantuan. Untuk itu, pihaknya berinisiatif mengakomodir kekurangan tersebut melalui iuran sukarela dari perangkat desa.
“Para perangkat desa bersedia memberikan iuran secara tidak wajib sebagai bentuk tanggung jawab moral dan tanggung jawab sosial kami sebagai Pemerintah Desa Suka Maju terhadap masyarakat,” tutupnya.




